Racikan Wedang Uwuh dengan Bahan Herbal Berkhasiat

Racikan wedang uwuh yang dibuat dari berbagai bahan herbal bukanlah minuman biasa. Yaps, inilah minuman tradisional dari Yogyakarta yang mulai popular dan banyak disukai masyarakat karena manfaatnya yang besar untuk kesehatan. Aroma minuman ini sangat khas dengan cita rasa yang enak, terutama jika diminum dalam keadaan hangat.

Minuman wedang uwuh ini tak jarang juga disebut dengan nama teh uwuh. Hal ini tak lepas dari cara membuatnya seperti munuman teh umumnya. Apalagi minuman herbal ini juga sudah tersedia dalam kemasan instan atau celup yang mudah dalam menghidangkannya.

Wedang Uwuh

Meskipun namanya wedang uwuh, namun ini bukanlah minuman sampah. Uwuh lebih menunjuk pada banyaknya bahan herbal yang digunakan dalam minuman ini. Karena itulah minuman yang berwarna merah ini memiliki cita rasa manis dan pedas dengan aroma yang khas.

Bahan Herbal Wedang Uwuh dan Khasiatnya

Wedang uwuh dibuat dari campuran sejumlah bahan herbal yang diketahui memiliki manfaat dan khasiat yang sangat baik untuk menjaga kesehatan. Berikut ini bahan herbal dalam racikan wedang uwuh beserta khasiatnya yang sebaiknya anda tahu.

1. Jahe

Jahe dalam ramuan ini sangat baik untuk kesehatan karena bersifat antikoagulan atau anti penggumpalan darah yang berguna untuk mencegah tersumbatnya pembuluh darah maupun untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan hati. Jahe juga mampu meringankan kerja jantung dalam memompa darah dan darah mengalir lebih cepat dan lancar karena jahe bisa merangsang pelepasan hormon adrenalin dan memperlebar pembuluh darah.

Antioksidan dalam jahe berguna untuk menetralkan efek merusak akibat radikal bebas yang masuk dalam tubuh. Sedangkan minyak asiri dalam jahe juga bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah, meningkatkan fungsi jantung, mengeluarkan gas usus, dan juga untuk membersihkan kotoran tubuh melalui keringat. Jahe juga berkhasiat dalam menurunkan tekanan darah tinggi.

Nutrisi dalam jahe juga bekerja dalam merangsang selaput lendir perut besar dan memperkuat otot usus. Hal ini bermanfaat dalam memperbaiki pencernaan, memperkuat lambung, merangsang kelenjar pencernaan, serta meningkatkan nafsu makan. Dalam pengobatan tradisional, jahe jugabanyak dimanfaatkan untuk mengobati batuk, diare, selesma, dan menyembuhkan penyakit radang sendi tulang seperti artritis.

2. Buah dan Daun Pala

Buah pala maupun daun pala yang ditambahkan dalam wedang uwuh karena kandungan kimianya yang sangat berguna bagi kesehatan. Kandungan polifenol, saponin, maupun flavonoid dalam herbal ini berkhasiat untuk mengatasi batuk berlendir, mengobati masuk angin, mengobati insomnia (gangguan susah tidur), mengatasi kejang otot, melancarkan pencernaan, dan penghilang rasa nyeri.

Herbal ini juga bersifat stomakik (memperlancar pencernaan dan meningkatkan selera makan), antiemetik (mengatasi rasa mual akibat masuk angin), karminatif (memperlancar buang angin), melancarkan sirkulasi darah, mengobati rematik, mengatasi nyeri haid, dan masih banyak lagi.

3. Cengkeh

Cengkeh dalam wedang uwuh terdiri dari banyak bagian, dari batangnya, daun, hingga bunga cengkehnya. Efek farmakologis maupun sifat kimiawi herbal ini adalah aromatik, hangat, dan rasanya yang tajam. Berguna sebagai peluruh kentut (icarminative), anestetik lokal, perangsang (stimulan), antiseptik, dan menghilangkan kolik,

Minyak cengkeh sering dimanfaatkan kalangan dokter gigi untuk menghilangkan rasa sakit. Sedangkan bunga cengkeh (Syzygium aromaticum) mengandung minyak atsiri, asam oleanolat, fenilin, karyofilin, eugenol, asam galotanat, resin, serta gom. Sedangkan kandungan kimia pada cengkeh adalah karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B1, lemak, protein, dan eugenol.

Karena itulah herbal ini berkhasiat untuk mengobati sakit gigi, sinusitis, radang lambung, campak, rematik, batuk, sakit kepala, mual dan muntah, masuk angin, kembung, maupun terlambat haid.

4. Kayu Secang

Warna merah dalam wedang uwuh berasal dari kayu secang (Caesalpinia sappan). Herbal ini sangat berguna karena khasiatnya dalam mengobati berbagai jenis penyakit, seperti radang, batuk darah, ataupun sipilis. Secang juga diketahui bersifat antikanker, antioksidan, melegakan pernapasan, dan melancarkan peredaran darah.

5. Daun dan Kayu Manis

Selain berguna sebagai pemanis yang membuat wedang uwuh terasa nikmat, campuran daun dan kayu manis ini juga berguna karena kandungannya yang bersifat antioksidan. Herbal ini juga berkhasiat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menyembuhkan kembung, sakit perut, sakit kepala karena sinus, serta mengatasi kelelahan.

6. Kapulaga

Kapulaga memiliki kandungan yang penting untuk kesehatan, antara lain minyak atsiri, protein, gula, lemak, sineol, mirtenal, karvona, sebinena, borneol, silikat, terpineol, mirkena, betakamfer, kersik, dan terpinil asetat. Kanddungan ini berkhasiat untuk mencegah tulang keropos maupun sebagai obat batuk.

7. Akar dan Daun Sereh

Akar sereh sudah dikenal khasiatnya sebagai peluruh dahak, obat batuk, peluruh keringat, peluruh air seni, bahan untuk kumur, serta untuk menghangatkan badan. Sedangkan daun sereh bermanfaat sebagai pereda kejang, peluruh angin perut, penurun panas, menambah nafsu makan, ataupun untuk pengobatan pasca persalinan.

8. Gula Batu

Untuk memberikan rasa manis khas dalam wedang uwuh terkadang ditambahkan gula batu tergantung selera. Gula jenis ini dipilih karena tidak menghilangkan citarasa maupun aroma asli bahan-bahan herbal dalam ramuan wedang uwuh.

Demikianlah informasi tentang manfaat maupun khasiat wedang uwuh yang begitu besar untuk menyembuhkan berbagai jenis gangguan penyakit maupun untuk menjaga kesehatan tubuh.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *